7 Tips Bisnis Sewa Mobil Bali Lepas Kunci

0
20
sewa mobil bali

Bali memang punya pesona alam yang menarik wisatawan. Tak heran jika kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun domestik,  terus mengalami peningkatan. Untuk mengunjungi banyak tempat wisata dengan lokasi yang cukup berjauhan, tak sedikit wisatawan memilih untuk menyewa mobil. Bisnis ini seakan tak ada matinya. Jika tertarik mencoba usaha sewa mobil Bali lepas kunci ini, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba.

1. Pilihlah Mobil yang Banyak Diminati

Hal pertama yang harus dimiliki saat ingin memulai bisnis sewa mobil adalah mobil itu sendiri yang akan disewakan. Sebelum membelinya, pilihlah jenis mobil yang banyak diminati di wilayah Bali. Sesuaikan juga dengan struktur jalanan di beberapa tempat wisata di Bali. Bisa SUV atau MPV, misalnya, adalah pilihan yang mungkin bisa dipilih. Lakukan riset terlebih dahulu serta tentukan harga yang cocok untuk jenis mobil yang dibeli.

2. Hindari Membeli Mobil Bekas

Bila baru memulai bisnis rental mobil, hindari membeli mobil bekas. Meskipun harga mobil bekas ini lebih murah, tapi ini tidak efektif. Dengan mobil baru, pelanggan kamu akan merasa lebih nyaman dan aman di perjalanan. Selain itu, mobil baru akan mengurangi dari segi biaya perawatan. Tentu merawat mobil bekas butuh biaya yang sangat banyak.

3. Beli Mobil dengan Kredit Jika Modal Kurang

Jangan khawatir membeli mobil baru tapi modal tidak cukup. Pilihan yang mungkin bisa dipertimbangkan adalah membeli dengan cara kredit. Pendapatan dari sewa mobil sebagian dialokasikan untuk membayar cicilan. Sehingga kamu tidak akan terlalu terbebani dengan cicilan mobil setiap bulannya. Namun, jika modal yang dimiliki cukup, tak ada salahnya membeli mobil baru secara tunai.

4. Buatlah Ketentuan Sewa Mobil

Bisnis rental  mobil ini memang punya resiko yang cukup besar. Bila pelanggan kamu tidak jujur, bisa saja mobilnya tidak dikembalikan. Menghindari hal tersebut, buatlah aturan sewa-menyewa mobil yang cukup ketat agar masalah-masalah yang tak diinginkan bisa diminimalisir.

Misalnya untuk sewa mobil Bali lepas kunci dengan meninggalkan KTP atau identitas lain. Selain itu, bisa juga dengan membuat surat perjanjian sewa yang ditandatangani oleh pelanggan. Agar resiko semakin minim, bisa juga dengan memasang GPS untuk mendeteksi keberadaan mobil.

5. Asuransikan Mobil

Resiko buka jasa sewa mobil yang tidak bisa dihindari adalah adanya kerusakan karena bencana alam, kehilangan, kecelakaan, dan sebagainya. Bukan berarti resiko ini tidak bisa dihindari, lho. Langkah yang perlu diambil adalah dengan mengasuransikan mobil sewa tersebut. Sehingga jika terjadi resiko tertentu, bisa ditanggung oleh pihak asuransi.

6. Promosikan Bisnis dengan Baik

Promosi bisnis diperlukan saat memulai usaha, termasuk bisnis penyewaan mobil. Bisa dimulai dari orang terdekat, website, media sosial, dan promo lainnya. Agar target market semakin meluas, bisa juga menjalin kerjasama dengan pihak hotel sehingga kamu bisa menawarkan bisnis ke wisatawan yang menginap di sana.

7. Lakukan Manajemen Keuangan dengan Baik

Kelola keuangan bisnis dengan baik saat menjalankan bisnis, apapun jenis usahanya, termasuk sewa mobil Bali lepas kunci. Ini berupa hal wajib yang harus dipatuhi oleh pemilik bisnis. Bila kamu tidak terlalu paham, bisa menyewa jasa konsultan. Dengan begitu, catatan keuangan menjadi sehat dan jelas antara pemasukan dan pengeluaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here