Peristiwa Kelam G30SPKI, Sukmawati Ungkap yang Soeharto Lakukan Saat itu

0
1
G30SPKI sukmawati

Hallojawa.com – Peristiwa G30SPKI terjadi pada 53 tahun lalu, Putri Soekaro Sukmawati Soekarnoputri mengungkap bahwa Soeharto telah melakukan kudeta pada peristiwa itu. Dengan berani menuliskan karena dia setuju dengan pendapat Dr Subandrio, mantan Waperdam I dan Kabinet Dwikora era pemerintah Presiden Soekarno.

Subandrio mengatakan tragedi tahun 1965 itu dengan istilah kudeta merangkap atau bertahap) (Creeping Coup d’Etat). Sukmawati dalam bukunya yang berjudul Creeping Coup d’Etat Mayjen Suharto. Kudeta merangkak oleh Mayjen Soeharto (ditulis di buku dalam ejaan Suharto_red) dan kawan-kawannya dilalui dengan empat tahap.

soeharto

  • Tahap pertama pada 1 Oktober 1965

Terjadinya aksi penculikan dan pembunuhan beberapa Jenderal TNI AD yang dilakukan kelompok G30S yang dipimpin Letkol Untung dengan pasukan AD. (menggunakan seragam Cakrabirawa/pasukan pengawal presiden)

Pada Hari yang sama Letkol Untung, mengumumkan tentang dibentuknya Dewan Revolusi juga tentang Kabinet Dwikora demisioner. Itu diumumkan melalui kantor penyiaran Radio Republik Indonesia (RRI). Padahal, sesungguhnya hanya presiden yang mempunyai wewenang mendemisioner kabinetnya.

  • Tahap kedua pada 12 Maret 1966

Letjen Soeharto sebagai pengemban Supersemat atau Surat Perintah, lalu Sebelas Maret, membubarkan PKI. Padahal hanya Presiden dan pimpinan parpol yang mmepunyai wewenang membubarkan partai politik.

  • Tahap ketiga pada 18 Maret 1966

Letjen Soeharto memberi perintah untuk menangkap 16 Menteri Kabinet Dwikora, yang menjadi kelanjutan aksi mendemisionerkan kabinet.

  • Tahap keempat pada 7 Maret 1967
    Dicabutnya kekuasaan Presiden RI, mandataris MPRS, Panglima ABRI, PBR (Panglima Besar Revolusi) Dr IR Soekarno oleh MPRS (Tap MPRS XXXIII/1967). Jenderal AH Nasution yang menjabat sebagai ketuai MPRS saat itu.

g30spki

Sukmawati menyatakan bahwa Kesimpulannya, G30SPKI adalah nama grup. Kelompok yang faktanya adalah bagian dari Dewan Jenderal (Soeharto dkk). Mereka adalah kelompok G30SPKI yang memulai gerakan atau aksi dari Kudeta Merangkak tersebut.

Pasalnya Presiden Soekarno mengetahui bahwa Mayjen Soeharto membangkang perintahnya. Tepatnya ketika 1 Oktober 1965, ketika di Jakarta sedang dalam kondisi mencekam terkait aksi G30SPKI, sekitar pukul 09.00. Meski merasa jengkel, Namun ada beberpa hal yang membuat Soekarno terpaksa mengalah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here