PBB Akan Netral di Pilpres 2019, Apa Alasannya?

0
938
PBB di Pilpres 2019
Partai Bulan Bintang

Hallojawa.com, Partai Bulan Bintang (PBB) menyatakan akan netral pada Pilpres 2019 mendatang.  Hal ini disampaikan oleh politisi PBB, Sukmo Harsono.

Sukmo menyebut sikap ini diambil karena kecewa dengan Gerindra, PKS, dan PAN yang tidak memperhatikan niat PBB untuk mendukung Prabowo Subianto sebagai capres. Ia juga menyebut PBB kecewa karena tidak pernah dilibatkan dalam koalisi Prabowo tersebut.

“Selama ini PBB sudah maksimal menjaga komunikasi, tetapi toh kawan kawan Gerindra sangat acuh terhadap PBB. Sehingga sudah saatnya PBB mengambil sikap netral,” kata Sukmo.

Melalui akun Instagram pribadinya, Ketua Umum PBB, Yusril Ihza Mahendra juga mengungkapkan kekecewaannya pada partai koalisi pendukung Prabowo Subianto -Sandiaga Uno.

Ia menulis “Koalisi keumatan hanya fatamorgana yg tak pernah ada di alam nyata. PBB tidak pernah terlibat di sana. Bahkan kita komplain nama kita dibawa-bawa tanpa pernah diajak bicara.”

Yusril juga mengaku telah berulangkali menghubungi PKS, PAN, dan Gerindra untuk membuat koalisi, tapi tak pernah ditanggapi.

“Kita sudah sering membantu Gerindra, tapi ketika partai kita terpuruk dikerjain KPU apakah ada sekedar salam menunjukkan simpati pada kita? Baik Gerindra maupun PKS dan PAN yg disebut koalisi keumatan itu tidak pernah ada,” kata Yusril.

Pertanyaan ini makin memanaskan internal koalisi dari Prabowo – Sandiaga. Sebelumnya serangan serupa juga datang dari Sekjen Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut ada aliran dana dari Sandiaga Uno untuk memuluskan dirinya menjadi Cawapres.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Julianto membantah telah mengabaikan PBB. Ferry mengaku telah beberapa kali berkomunikasi dengan PBB.

“Saya rasa ada komunikasi kok. Enggak mungkin enggak ada komunikasi. Ada kok pertemuan internal (Prabowo dan Yusril),” kata Ferry.

Ferry menyatakan bahwa PBB sampai saat ini masih ditunggu dukungan resminya kepada pasangan Prabowo Subinato – Sandiaga Uno pada Pilpres 2019 mendatang. Bahkan, Ferry mengaku siap menemui Yusril.

“Baik Pak Prabowo atau saya sendiri siap menemui Pak Yusril. Saya kenal baik kok,” kata Ferry.

Dukungan PBB agaknya bisa disebut tidak kalah penting. Apalagi mengingat jumlah suara PBB pada pemilihan umum 2014 mencapai 1,4 juta suara.

Hal ini juga ditegaskan oleh politisi PKS Mardani Ali Sera. Mardani menyebut satu suara saja penting dalam tahapan pemilihan Presiden. PKS pun berencana untuk mendekati Yusril sebagai ketua PBB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here