Mengenal Lebih Dekat Wakaf Asuransi Syariah

0
25
wakaf asuransi syariah

Kemiskinan dan ketimpangan masalah sosial bisa dikurangi melalui wakaf. Bahkan perkembangan perekonomian Indonesia dapat didukung dengan adanya wakaf. Hanya saja, banyak masyarakat yang menilai bahwa mauquf hanya berupa tanah dan bangunan. Padahal siapapun bisa berwakaf dengan lebih mudah dan fleksibel dengan wakaf uang melalui asuransi syariah.

Kini, masyarakat yang ingin berwakaf, bisa merencanakan lebih awal mauquf yang ingin diberikan dengan kontribusi dana yang dikumpulkan oleh perusahaan asuransi syariah. Semakin banyak peserta asuransi, maka semakin besar nilai yang diwakafkan. Sebab, dana wakaf yang dikumpulkan seperti bola salju yang akan membesar seiring dengan pertambahan peserta asuransi dan bertambahnya waktu.

Hal ini tidak hanya akan mendorong masyarakat untuk mewakafkan uangnya, tetapi juga meningkatkan penetrasi asuransi jiwa syariah.  Terlebih saat ini masih sekitar 6 persen dari total pasar asuransi jiwa, dengan adanya program wakaf ini diprediksi bisa menjadi pendorong peningkatan pertumbuhan asuransi jiwa syariah.

wakaf asuransi syariah

Menurut data tahun 2017, menurut Badan Wakaf Indonesia (BWI) total penghimpunan dana wakaf sekitar Rp 400 miliar. Dan bisa meningkat sebab potensi wakaf di Indonesia diprediksi mencapai Rp 180 triliun. Untuk meningkatkannya dapat dilakukan dengan cara mengeluarkan tabungan wakaf, sukuk wakaf, asuransi wakaf, dan sebagainya.

Presiden Joko Widodo juga mengemukakan besarnya potensi ekonomi syariah di tingkat global. Diprediksi di tahun 2023, bahkan bisa mencapai 3 triliun dollar atau sekitar Rp 45.000 triliun. Sehingga kekuatan besar ini harus sudah mulai dipikirkan manfaat ekonominya.

Sayangnya, menurut data dari Global Islamic Economy Indicator, Indonesia menempati posisi ke-10 dan masih jauh tertinggal dari negara Malaysia, Uni Emirat Arab, Oman, Arab Saudi. Watar, Pakistan, Kuwait, dan Bahrain yang juga menyelenggarakan ekonomi syariah.

Wakaf asuransi ini diyakini bisa memberikan efek yang baik bagi pertumbuhan industri asuransi, terlebih produk wakaf lebih spesifik dan hanya berlaku pada asuransi syariah saja.

Wakaf manfaat asuransi berupa polis asuransi syariah yang nilai investasinya diwakafkan oleh tertanggung utama yang harus diketahui oleh ahli waris. Wakaf manfaat asuransi syariah ini tujuannya untuk pemanfaatan asuransi dengan berinvestasi di lembaga pengelola wakaf. Sehingga nantinya hasil dan manfaat investasi bisa dipergunakan untuk kesejahteraan umat.

Tantangan besar yang menjadi batu sandungan dalam usaha untuk meningkatkan produk wakaf asuransi adalah tingkat literasi dan pemahaman masyarakat yang sulit untuk dipecahkan bisa regulator, pelaku industri, dan pihak terkait tidak saling bekerja sama.

Bahkan secara umum tingkat literasi wakaf hanya 8 persen saja. Angka ini tergolong cukup rendah dengan pemahaman yang sebatas pada praktik yang terlihat di masyarakat saja. Tantangan untuk mengedukasi masyarakat ini menjadi tugas semua pihak terkait. Agar masyarakat memahami bahwa wakaf tunai dan wakaf manfaat asuransi juga ada, tidak hanya sebatas pada wakaf tanah dan bangunan semata.

Wakaf asuransi syariah ini memiliki banyak sekali manfaat, tidak hanya memberikan perlindungan dari manfaat asuransi, tetapi juga menyediakan opsi wakaf bagi peserta. Minat masyarakat untuk berwakaf juga cukup tinggi, sehingga perkembangan wakaf asuransi ini berpotensi berkembang di Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here