Maruf Amin Sudah Tua Kenapa Masih Mencalonkan Diri?

0
1
Maruf Amin
Maruf Amin menyempatkan diri memberi kuliah umum di salah satu universitas di Singapura

hallojawa.com, KH Ma’ruf Amin menjadi pasangan Jokowi dalam pemilihan presiden 2019 nanti.

Disela-sela kesibukannya, ia menyempatkan diri memberi kuliah umum di Rajaratnam School of Internasional Studies Nanyang Technological University (RSiS NTU), Singapura, Rabu (17/10/2018).

Gubernur Sumsel Alex Noerdin dan mantan Gubernur BI Soedrajad Djiwandono turut hadir dalam kuliah umum tersebut.

Calon wakil presiden tersebut dihadapankan pada sejumlah mahasiswa. Saat menyampaikan materi, ia diberi pertanyaan salah seorang mahasiswa yang mengejutkan.

“Kiai sudah tak lagi muda, mengapa berani mencalonkan diri sebagai wakil presiden?,” tanya salah seorang mahasiswa.

Ma’ruf Amin tidak tersinggung dengan pertanyaan tersebut.

“Siapa bilang saya masih muda? Saya memang sudah tua,” jawab Ma’ruf Amin.

Sontak jawaban tersebut memancing tawa. Kemudian kiai melanjutkan jawabannya.

“Semua orang tau, begitu juga pak Jokowi. Namun ya bagaimana lagi, dia nyaman,” ungkap Ma’ruf.

Dalam kuliah umum tersebut, ia sempat menceritakan pengalamannya ketika duduk di bangku Madrasah tingkat dasar.

“Saya teringat dahulu ketika masih sekolah dasar. Kisah ini berawal ketika ada seseorang bapak yang menanam pohon, kenapa bapak tersebut menanam pohon?” cerita Ma’ruf.

Mahasiswa pun mendengar seksama cerita dari kiai.

Ma’ruf mengatakan bahwa pohon yang lelaki itu tanam bukan untuk dirinya, tapi untuk generasi selanjutnya.

“Begitupun majunya saya menjadi cawapres bukan untuk kesenagan diri saya, tetapi buat generasi milineal,”kata Ma’ruf.

Sontak para hadirin tertawa seraya bertepuk tangan.

Ia juga memberikan nasehat kepada para mahasiswa. Ia berpesan bahwa generasi muda harus siap bermanfaat dimana saja dan menjadi apa saja.

“Kalau anda dibuang ke laut, maka jadilah pulau. Kalah anda dibuang ke darat, jadilah gunung. Jadilah sesuatu yang menonjol dan bermanfaat untuk orang lain,” ungkap Ma’ruf.

Kuliah umum tersebut dihadiri 150 orang yang berasal dari negera Singapura, Malaysia dan Indonesia.

Kiai hadir di tengah-tengah mahasiswa dalam rangkaian dari Seri Kuliah Umum Pemimpin Indonesia (Public Lecture Indonesian Leaders Series) yang diselenggarakan RSiS-NTU.

Ma’ruf Amin menambahkan generasi muda harus terus belajar untuk mengembangkan potensi diri agar bisa bermanfaat untuk orang lain.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here