Jelang Pilpres 2019, Menteri PAN-RB Baru Imbau Netralitas ASN

0
65
Pilpres 2019 Terbaru
Berita Pilpres 2019 Terbaru

Hallojawa.com, Pada gelaran Pilpres 2019 mendatatng aparatur sipil negara harus menjaga netralitasnya. Hal ini disampaikan oleh Komjen (purn) Syafruddin yang baru saja dilantik sebagai Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Menteri PAN-RB.

Syafruddin yang merupakan Wakil Kapolri ini resmi mengundurkan diri dari kepolisian. Ia menjamin akan mengadopsi aturan yang sama soal netralitas politik yang berlaku di kepolisian di tempat barunya itu.

“Ya, semua ASN netral. Kalau enggak akan kita tindak seperti saya di Polri.” Kata Syafruddin setelah proses serah terima jabatan.

“Semua anggota Polri harus netral kalau tidak out (keluar)!”

Syafruddin mengatakan hal pertama yang akan ia lakukan setelah setelah dilantik adalah melakukan koordinasi dan berkumpul dengan seluruh pejabat di Kementerian PAN-RB. Hal ini dilakukan untuk mendengarkan dan meminta saran serta masukan agar bisa memberi arahan.

Syafruddin
Komjen (purn) Syafruddin

“Nanti kita rapatkan dulu. Ini kan saya baru. Iya nanti kita rapatkan dulu tapi semua program yang sudah diprogramkan, dicanangkan, direncanakan itu akan kita laksanakan di sisa waktu pemerintahan ini,” katanya.

“Semua akan kita kerjakan, akan kita selesaikan karena waktunya tinggal setahun,” kata Syafruddin.

Syafruddin juga menjamin persiapan pendaftaran CPNS 2018 akan terus berlangsung dan tidak terganggu yang segera diminta oleh Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Syafruddin resmi menggantikan Menteri PAN-RB yang sebelumnya dijabat oleh Asman Abnur. Hal ini terjadi menyusul konstelasi politik menjelang Pilpres 2019. Seperti diketahui bahwa Asman Abnur merupakan kader dari Partai Amanat Nasional atau PAN.

PAN seperti diketahui akan berkoalisi dengan PKS, Gerindra, dan Demokrat dalam mengusung pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno pesaing dari calon pasangan Jokowi – Ma’ruf Amin. Kondisi inilah yang membuat kabinet memanas dan Asman ingin mengundurkan diri.

“Saya merasa karena PAN tak mendukung Pak Presiden, tentu kehadiran saya di koalisi Indonesia kerja ini juga tidak baik secara etika,” jelas Asman.

Sementara itu, Syafurddin yang menggantikan Asman bukan hanya menjabat sebagai Wakapolri. Namanya juga terdaftar dalam panitia kontingen Indonesia di Asian Games. Ia mengaku sudah meminta izin kepada Presiden Jokowi.

“Saya sudah diizinkan untuk menyelesaikan tugas di Asian Games oleh Presiden. Jadi setelah ini saya akan konsentrasi dulu untuk menyelesaikan tugas pada Asian Games karena waktu tinggal dua hari,” kata Syafruddin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here