Eksistensi Prabowo Terhadap Kebohongan Ratna Sarumpaet

0
1
Eksistensi Prabowo Akibat Kebohongan Ratna
Eksistensi Prabowo Akibat Kebohongan Ratna

hallojawa.com, Kebohongan Ratna Sarumpaet berdampak pada eksistensi Prabowo. Calon Presiden dengan Nomor urut 02 diduga ikut tertipu dalam drama Ratna.

Menurut Penelitian Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Rully Akbar, peristiwa hoax terbesar tesebut menimbulkan penurunan eksistensi Prabowo.

“Isunya bukan hanya didengar oleh beberapa orang, namun sudah tersebar seantero Indonesia,” ungkap Rully.

Penurunan eksistensi Prabowo bukan hanya karena ia telah termakan mentah-mentah kebohongan saja, akan tetapi Ratna juga masuk dalam lingkaran tim sukses.

Meski terjadi penurunan, Rully merasa tim Prabowo-Sandi pasti punya cara untuk mengecoh, mengalihkan dan menaikkan eksistensi pasang calon tersebut.

Sedangkan menurut Ketua DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria, ia yakin peristiwa tersebut tidak akan mengganggu elektabilitas pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.

“Menurut saya, Pak Prabowo dan Sandi punya track record dan latar belakang yang  bagus. Jadi kasus ini tidak akan menganggu. Mereka pemimpin yang hebat,” ungkap Riza ketika ditemui di Jakarta Pusat (5/10/2018).

Ia berharap adanya peristiwa ini bisa memberikan hikmah yang baik bagi timnya dan bangsa Indonesia.

Sementara itu, menurut politikus dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon, kubu Prabowo – Sandi dirugikan karena kebohongan yang dibuat Ratna.

Ia mengungkapnya ada dalang dan penulis drama dari kisah Ratna. Ada beberapa pihak yang diuntungkan dari kasus ini.

“Kerugian dari kubu kami, tentu ada keuntungan yang dirasakan pihak lain,” ungkapnya.

Ratna menggelar konferensi pers sembari menangis di depan wartawan. Ia menggelar konferensi pers di rumanya Jalan Kampung Melayu Kecil, Jakarta Selatan (3/10/2018).

Sebelumnya, Ratna Sarumpaet di duga mengalami pengeroyokan oleh beberapa orang. Hal in mengakibatkan wajahnya babak belur. Beredar foto Ratna yang babak belur dan mengalami lebam.

21 September lalu, Ratna mengaku mengalami pengeroyokan di Bandara Husein Sastranegara. Tak hanya penganiayan fisik, namun disertain ancaman dan intimidasi.

Selama ini Ratna memang terkenal sebagai aktivis perempuan. Ia kerap membela kaum-kaum yang tertindas dari kemiskinan dan ketidakadilan.

Prabowo Subianto mendengar kabar Ratna Sarumpaet yang mendapatkan sejumlah intimidasi mengaku bersedih dan merasakan simpati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here