Di Balik Kegaduhan Jenderal Kardus di Media Sosial

0
61
Jendral Kardus Ramai di Sosial Media
Jendral Kardus

Hallojawa.com, Istilah Jenderal Kardus mengisi ruang perbincangan media sosial Indonesia beberapa waktu lalu. Hal itu tercetus dari pernyataan yang dilontarkan oleh Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief melalui akun twitternya.

Sontak reaksi beragam mulai muncul di media sosial. Hal ini mengejutkan karena sebelum tweet itu dibuat, Partai Demokrat lewat Susilo Bambang Yudhoyono sudah menyatakan akan bergabung dengan koalisi Gerindra-PAN-PKS yang mengajukan Prabowo sebagai calon Presiden.

Belakangan pihak PKS pun mempersilakan Demokrat jika ingin keluar dari koalisi, tetapi sampai saat terakhir Demokrat tetap berada di koalisi yang mendukung Prabowo pada Pilpres 2019 mendatang.

Andi Arief sendiri mengakui bahwa tweet yang dibuatnya itu resmi dari dirinya. Ia beralasan mendengar adanya politik transaksional yang dilakukan dalam menentukan Cawapres Prabowo. Padahal Partai Demokrat mengajukan nama Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY sebagai cawapres.

“Padahal kan untuk menang bukan berdasarkan politik transaksional, tapi dilihat siapa calonnya. Itu yang membuat saya menyebutnya jadi Jenderal Kardus!” kata Andi pada dini hari selepas pertemuan di Mega Kuningan, Jakarta yang menjadi kediaman Susilo Bambang Yudhoyono.

Andi menambahkan bahwa istilah “jenderal kardus” berarti jenderal yang tidak mau berpikir dan menganggap uang adalah segalanya. Hal tersebut juga diungkapkan dalam akun twitternya @AndiArief_

Pihak yang dituduh Andi melakukan politik transaksional adalah Cawapres yang kini ditetapkan oleh Prabowo, yaitu Sandiaga Uno. Andi menuduh Sandi memberikan sejumlah anggota partai koalisi masing-masing Rp 500 miliar. Ia mengklaim data yang disebutnya itu benar.

Pernyataan ini buru-buru dibantah oleh para anggota koalisi. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arif Puoyono balik menyerang Andi Arief. Ia bahkan menyebut SBY sebagai jenderal ‘baper’ (bawa perasaan).

Puoyono bahkan juga balik menyerang Partai Demokrat yang mana para kadernya terlibat dalam kasus korupsi. “Kardus-kardus koruptor itu justru di Demokrat, lihat siapa yang korupsi paling banyak, Demokrat,” kata Puoyono.

Prabowo Jendral Kardus Di Sosial Media
Prabowo Jendral Kardus

Di balik ketegangan politik yang terjadi, momen unik juga terjadi. Anak dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi memanfaatkan momentum ini untuk mempromosikan kardus baru milik usaha dagang martabaknya, Chilli Pari Catering.

“Oya, karena ini para politikus lagi pada ngomongin “kardus”. Rencananya @markobar1996 akan mengeluarkan design kardus baru yg ada board game nya dan bisa dimainkan 4 orang,” cuit Chilli Pari Catering di twitter.

Cuitan itu bahkan ditanggapi oleh Annisa Pohan yang merupakan istri dari Agus Harimurti Yudhoyono. “Good luck bro! Nice idea,” tulisnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here